Di Inggris dan Wales, operator jaringan distribusi (DNO) mengelola tiang, tiang listrik, dan kabel di area lokal. DNO ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa listrik didistribusikan secara efektif dari sistem transmisi tegangan tinggi ke rumah dan bisnis. Saat ini terdapat sekitar 500,000 mil jaringan distribusi di Inggris dan Wales. Baru-baru ini, permintaan untuk lebih banyak jaringan kabel bawah tanah telah meningkat, terutama dengan pembangunan ladang angin dan ladang surya lepas pantai baru yang membutuhkan infrastruktur distribusi baru untuk terhubung ke jaringan listrik nasional.
Pemerintah telah menyatakan bahwa jaringan listrik udara akan tetap menjadi standar untuk distribusi listrik di masa mendatang. Hanya di lanskap yang ditetapkan secara nasional seperti kawasan dengan keindahan alam yang luar biasa (AONB) dan taman nasional, di mana jaringan listrik udara memiliki dampak visual yang kuat, jaringan listrik bawah tanah perlu dipertimbangkan selama perencanaan.

Meskipun jaringan bawah tanah memiliki dampak visual yang minimal pada lanskap setelah pemasangan, pekerjaan teknik yang diperlukan untuk mengubur kabel sangat luas dan dapat menyebabkan kerusakan besar pada lanskap. National Grid mencantumkan sejumlah masalah yang membuat jaringan bawah tanah lebih rumit dan mahal daripada jaringan di atas tanah, termasuk biaya konstruksi, biaya kabel itu sendiri karena isolasi yang berbeda yang diperlukan, dan risiko mengganggu habitat sensitif atau situs arkeologi. Masalah lain dapat muncul dengan perawatan dan perbaikan. Meskipun peralatan pemantauan dikubur bersama kabel, ketika terjadi gangguan, kabel bawah tanah tidak dapat digunakan sekitar 25 kali lebih lama daripada kabel di atas tanah.

Biaya rekayasa yang lebih rendah untuk pemasangan saluran distribusi udara dan berkurangnya waktu henti selama perbaikan merupakan argumen kuat untuk teknologi ini. Meskipun saluran udara lebih berisiko rusak selama badai atau kebakaran hutan, kerusakannya mudah dideteksi dan diperbaiki dengan cepat. Saluran udara lebih mudah dialihkan atau dimodifikasi untuk melayani pelanggan, sehingga gangguan pasokan listrik ke rumah dan bisnis seminimal mungkin.
Dampak visual tiang listrik dapat menjadi masalah di beberapa area, tetapi ada beberapa cara untuk membuatnya lebih menyatu dengan lanskap. Salah satu pilihan yang efektif adalah menggunakan kayu, bahan paling tradisional untuk tiang listrik. Kayu merupakan sumber daya yang dapat diperbarui dan mudah dipasang. Teknologi perlindungan modern, seperti Polesaver selongsong, membantu menjaga stabilitas dan keamanan tiang kayu dengan mencegah pembusukan di garis tanah. Selain itu, Polesaver selongsong menawarkan perlindungan terhadap rayap dan kebakaran hutan, memastikan ketahanan tiang kayu sepanjang masa pakainya.
Pemerintah berencana untuk memodernisasi dan memperkuat jaringan listrik nasional sebagai bagian dari upayanya menuju nol emisi, termasuk pembangunan infrastruktur distribusi baru yang lebih cepat dan memangkas waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan proyek-proyek yang layak ke jaringan listrik. Saat ini, pemasangan kabel udara tampaknya menjadi cara terbaik untuk mendukung rencana ini. Keseimbangan antara kabel udara dan kabel bawah tanah akan terus menjadi topik pembahasan seiring upaya kita untuk mencapai jaringan distribusi listrik yang efisien dan berkelanjutan.
Polesaver adalah produsen terkemuka produk yang dirancang untuk meningkatkan umur tiang listrik kayu hingga 20 tahun. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut, atau untuk mengatur panggilan TEAMS untuk membahas produk kami.



Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA dan Kebijakan Privasi serta Persyaratan Layanan Google berlaku.